Pengaruh Cultural & Heritage Dan Religious Belief Terhadap Behavioural Intention Melalui Brand Image: Studi Pada Vihara Dharma Bhakti

Sylvia Sylvia, Yolanda Masnita, Husna Leila Yusran

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penentu Behavioural Intention pengunjung Vihara Dharma Bhakti, Jakarta. Secara spesifik, studi ini menguji pengaruh Religious Belief, Service Quality, Cultural Heritage, dan Socialization terhadap niat berkunjung kembali, dengan Brand Image sebagai variabel mediasi. Pergeseran tren pariwisata dari massal ke spiritual dan warisan budaya menuntut pemahaman mendalam tentang perilaku pengunjung situs sakral. Vihara Dharma Bhakti menghadapi tantangan untuk menyeimbangkan fungsinya sebagai tempat ibadah aktif sekaligus destinasi wisata sejarah di tengah modernisasi. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan mengintegrasikan dimensi religiusitas dan otentisitas warisan budaya ke dalam model perilaku pengunjung dalam konteks spesifik kelenteng tertua di Jakarta, menantang dominasi teori kualitas layanan konvensional. Survei kuantitatif dilakukan terhadap 143 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan perangkat lunak AMOS. Hasil menunjukkan bahwa Cultural Heritage berpengaruh signifikan terhadap Brand Image, yang kemudian memediasi pengaruhnya terhadap Behavioural Intention. Religious Belief terbukti menjadi pendorong intrinsik yang kuat. Namun, Service Quality dan Socialization tidak berpengaruh signifikan. Pendorong utama loyalitas pengunjung situs warisan religi adalah kekuatan nilai sejarah dan spiritualitas, bukan layanan fisik. Implikasinya, pengelola harus fokus pada pelestarian otentisitas dan narasi sejarah.

Kata Kunci:
Behavioural Intention, Brand Image, Cultural & Heritage, Religious Belief, Wisata Religi.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anderson, J. C., & Gerbing, D. W. (1988). Structural equation modeling in practice: A review and recommended two-step approach. Psychological Bulletin, 103(3), 411–423.

Baker, D. A., & Crompton, J. L. (2000). Quality, satisfaction and behavioral intentions. Annals of Tourism Research, 27(3), 785–804.

Bieger, T., & Laesser, C. (2004). Information sources for travel decisions: Toward a source process model. Journal of Travel Research, 42(4), 357–371.

Chen, C. F., & Tsai, D. C. (2007). How destination image and evaluative factors affect behavioural intentions? Tourism Management, 28(4), 1115–1122.

Cohen, E. (1979). A phenomenology of tourist experiences. Sociology, 13(2), 179–201.

Ghozali, I. (2017). Model Persamaan Struktural Konsep dan Aplikasi dengan Program AMOS 24. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gretzel, U., Yuan, J., & Fesenmaier, D. R. (2006). Modeling the influence of internet-based information sources on travel planning. Journal of Travel Research, 45(1), 81–93.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2014). Multivariate Data Analysis (7th ed.). Upper Saddle River, NJ: Pearson Education.

Keller, K. L. (1993). Conceptualizing, measuring, and managing customer-based brand equity. Journal of Marketing, 57(1), 1–22.

Li, C., Lai, I. K. W., & Harrill, R. (2015). The effects of destination image on tourists’ emotional responses and behavioral intentions. Journal of Travel & Tourism Marketing, 32(8), 909–922.

Litvin, S. W., Goldsmith, R. E., & Pan, B. (2008). Electronic word-of-mouth in hospitality and tourism management. Tourism Management, 29(3), 458–468.

Masnita, Y. (2018). Manajemen Pemasaran Jasa dan Ekuitas Merek. Jakarta: Trisakti University Press.

Masnita, Y., & Yusran, H. L. (2021). The role of customer experience in building behavioural intention in service industry. Journal of Management and Business, 12(1), 45–56.

McKercher, B., & Du Cros, H. (2002). Cultural Tourism: The Partnership Between Tourism and Cultural Heritage Management. New York: Haworth Hospitality Press.

Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perc. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.

Raj, R., & Griffin, K. A. (Eds.). (2015). Religious Tourism and Pilgrimage Management: An International Perspective (2nd ed.). Wallingford: CABI.

Timothy, D. J., & Olsen, D. H. (2006). Tourism, Religion and Spiritual Journeys. London: Routledge.

Yusran, H. L. (2019). Strategi Pemasaran dan Kualitas Layanan Berbasis Nilai. Jakarta: Penerbit Ekonomi.

Yusran, H. L., & Masnita, Y. (2020). Building brand authenticity in competitive markets. International Journal of Marketing Studies, 8(2), 112–125.




DOI: https://doi.org/10.37531/yume.v9i2.11712

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional
Web
Analytics Made Easy - StatCounter