Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Membayar Iuran pada Peserta BPJS Kesehatan Mandiri di Kota Jayapura

Lisnah Lisnah, Arifuddin Arifuddin, Mursalim Nohong

Sari


The implementation of National Health Coverage (JKN) mandates the compulsory enrollment of all Indonesian citizens as participants, thereby granting them access to essential healthcare services and protection. The rise in the number of individuals enrolled in the Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) program in Jayapura does not correspond with the level of adherence among participants in fulfilling their contribution obligations. The objective of this study is to identify the parameters associated with compliance in paying contributions among independent participants of BPJS Kesehatan in Jayapura. The present study employed a quantitative research methodology, specifically utilizing an analytical survey approach within a cross-sectional design. The study sample consisted of individuals who were participants of the independent BPJS Kesehatan program. The sample method employed in this study was the use of an incidental sampling methodology, wherein a total of 245 independent individuals from BPJS Kesehatan in Jayapura were selected. The data were obtained through a research study, wherein participants' responses on the questionnaire were recorded as scores. The data underwent analysis through the application of hypothesis testing, which commenced with the utilization of the F test (ANOVA), t test, and Coefficient of Determination (R2) analysis. The findings indicate that there exist three key elements that impact the level of compliance regarding payment of contributions among independent BPJS Health members in Jayapura City. These characteristics are identified as knowledge, education, and motivation, accounting for a significant proportion of 78.3%. Hence, it is imperative for BPJS Kesehatan in Jayapura to enhance its outreach efforts in order to effectively communicate the significance of health insurance for the sustenance of the community, while also elucidating the advantages that may be derived from it..
Keywords:
Obedience, Knowledge, Income, Motivation

Teks Lengkap:

Download PDF

Referensi


Adani, J., Permatasari, P., Pulungan, R. M., dan Setiawati, M. E., (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pembayaran Iuran JKN pada Peserta Mandiri di Kota Depok Tahun 2019. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat. Vol. 11 Edisi 4.

Anggraeni, Faradiba. (2020). Determinan Kepatuhan Membayar Iuran Peserta Mandiri BPJS Kesehatan di RSUD Haji Kota Makassar. (Tesis, Universitas Hasanuddin, Makassar)

BPJS Kesehatan. (2022). Laporan kepesertaan dan Iuran Tahun 2022. Jakarta: BPJS Kesehatan.

Fajrini, F., Latifah, N., Hermansyah, D., dan Firda, N. (2021). Studi Ketidakpatuhan Membayar Iuran BPJS Kesehatan Peserta Non PBI Bukan Penerima Upah di Kelurahan Cempaka Putih Tahun 2018. Muhammadiyah Public Health Journal. Vol. 1 No.2. E-ISSN: 2723-4266.

Feldstein, P. J., (1988). Health Care Economics. New York: John Willey & Sons.

Fildzah, S., (2016). Wilingnes To Pay Fasilitas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan di Kota Banda Aceh. (Skripsi, Universitas Syah Kuala, Banda Aceh).

Hasan, N dan Batara, A. Surahman. (2020). Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Membayar Iuran BPJS pada Peserta Mandiri di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar Tahun 2020. Window of Public Health Journal. Vol. 1, No. 4. DOI:10.33096/woph.v1i4.233.

Indrianawati, Entika. (2015). Pengaruh Tingkat Pendapatan dan Pengetahuan Ekonomi terhadap Tingkat Konsumsi Mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya. Jurnal Ekonomi Pendidikan dan Kewirausahaan. Vol. 3 No. 1.

Iriyani. (2016). Tinjauan Hukum Islam Tentang Sistem Pembayaran Premi dan Pengelolaan Dana oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan). (Skripsi, Univeristas Hasanuddin, Makassar)

Istamayu, A. A., Solida, A., & Wardiah, R. (2022). Determinan Kemauan Membayar (Willingness to Pay) Iuran Jaminan Kesehatan Nasional Pada Peserta Mandiri Di Kota Jambi Tahun 2021. AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional. 4(2). DOI: https://doi.org/10.54783/jin.v4i2.546

Jannah, M., Septiyanti, dan Nurgahayu. (2022). Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Membayar Iuran BPJS Kesehatan Mandiri di Wilayah Kerja Puskesmas Wawondula. Window of Public Health Journal. Vol. 3 No. 2.

Jihan Adani, Putri Permatasari, Rafiah Maharani Pulungan, M. E. S. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pembayaran Iuran JKN pada Peserta Mandiri di Kota Depok Tahun 2019. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat. 8(5), 55

Latifah, N., Nabila, W., dan Fajrini, F. (2020). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kepatuhan Peserta Mandiri Membayar Iuran BPJS di Kelurahan Benda Baru. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan. Volume 16, No. 2. DOI: https://doi.org/10.24853/jkk.16.2.84-92

Malik, N. Aisyah. (2021). Kepatuhan Peserta BPJS Kesehatan Mandiri Membayar Iuran di Masa Pandemi Covid-19 pada Wilayah Kerja Puskesmas Bajeng Kabupaten Gowa Tahun 2021. (Skripsi. Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar).

Naha, S. K., Sirait, R. W., dan Kenjam, Y. (2022). Factors Related to Compliance in Paying Contribution Among National Health Insurance Mandiri Members in Oesapa Village, Kupang City. Media Kesehatan Masyarakat. Vol 4, No 3. DOI: https://doi.org/10.35508/mkm

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Novita, M., Handayani, S., Darma, I. Y., dan Edison. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Membayar Iuran BPJS Kesehatan Mandiri pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Lubuk Basung Kab. Agam. Jurnal Kesehatan Medika Saintika. Vol. 3 No. 1.

Pratiwi, N. Arfiliyah. (2019). Faktor Yang Mempengaruhi Keteraturan Membayar Iuran Pada Peserta Jaminan Kesehatan Nasiona (JKN) Kategori Peserta Mandiri (Studi Kasus Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Dr. Soebandi Kabupaten Jember). Journal Of Chemical Information And Modeling. Vol. 53.

Putri, E.A., (2014). Paham JKN Jaminan Kesehatan Nasional. Jakarta : CV Komunitas Pejaten Mediatama

Rismawati L and Jufri NN. (2017). Factors Related with Compliance Paying of BPJS Mandiri Insurance/Contribution in the Working Area of Batalaiworu Public Health Center In 2017’. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. Vol. 2(8):1- 10.

Rosdiana, H., Nurmawaty, D. ., Heryana, A. ., & Irfandi, A. (2023). Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Membayar Iuran BPJS Kesehatan oleh Peserta Mandiri pada Unit Rawat Jalan Puskesmas Kecamatan Kalideres Tahun 2023. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(05), 51–57. https://doi.org/10.56127/jukim.v2i05.889

Rosdiana, H., Nurmawaty, D., Heryana, A. dan Irfandi, A. (2023). Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Membayar Iuran BPJS Kesehatan oleh Peserta Mandiri pada Unit Rawat Jalan Puskesmas Kecamatan Kalideres Tahun 2023. Jurnal Ilmiah Multidisiplin. Vol. 2 No. 5. DOI: https://doi.org/10.56127/jukim.v2i05.889.

Sihotang, M. (2004). Konsumsi Masyarakat dan Faktor - faktor yang Mempengaruhi Konsumsi. Jakarta: Pustaka Binaan Grafindo.

Situmeang, N. Muhizra. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Peserta Pekerja Bukan penerima Upah dalam Membayar Iuran di RSUD Kota Pinang. (Skripsi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan).

Thabrany, H. (2016). Jaminan Kesehatan Nasional. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 H ayat 1 tentang Pemiliharaan Kesehatan.

Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 mengenai Sistem Jaminan Sosial Nasional

Wulandari, Syah, dan Ernawati. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Peserta Mandiri Dalam Pembayaran Iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional di Kota Solok. Jurnal Kesehatan Andalas. Vol. 9 No. 1




DOI: https://doi.org/10.37531/mirai.v8i3.5854

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Flag Counter

Creative Commons License

JURNAL MIRAI MANAGEMENT is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Web
Analytics