Influencer Marketing Melalui Grup Kolektif: Studi Kasus Kolaborasi Brand Lokal Dengan The Prediksi

Alvian Alrasid Ajibulloh, Nurfian Yudhistira, Kadek Kiki Astria, Yulinda Erlistyarini, Andreas Tri Pamungkas, Halla Sayyidah Muflichah

Sari


Penelitian ini menganalisis strategi influencer marketing melalui grup kolektif dengan studi kasus kolaborasi brand dan The Prediksi. Menggunakan metode kualitatif studi literatur dan observasi siber, penelitian menemukan bahwa kolaborasi ini terletak pada pergeseran dari hubungan transaksional menuju narasi storytelling yang cair melalui pola komedi dan produk eksklusif. Kekuatan kolektif sebagai opinion leader menciptakan efek amplifikasi multichannel yang menjangkau berbagai ceruk pasar secara simultan. Berdasarkan Model Ohanian, keberhasilan strategi ini didorong oleh sinergi dimensi attractiveness, expertise, dan trustworthiness anggota grup yang mampu mengonversi perhatian audiens menjadi loyalitas merek, sekaligus memberikan solusi kompetitif bagi pertumbuhan industri kreatif lokal di Indonesia.

 

Kata kunci: Influencer Marketing, Storytelling, The Prediksi, Strategi Pemasaran Kolektif. 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ardiansyah, F., & Sari, D. P. (2024). Dinamika Kelompok Selebriti sebagai Opinion Leader di Era Digital. Jurnal Komunikasi Massa, 12(1), 45-58.

Belch, G. E., & Belch, M. A. (2018). Advertising and Promotion: An Integrated Marketing Communications Perspective (11th ed.). McGraw-Hill Education.

Cialdini, R. B. (2009). Influence: Science and Practice (5th ed.). Pearson Education.

Fadillah, R. (2023). Strategi Integrated Marketing Communication (IMC) pada Era Disrupsi. Jakarta: Pustaka Media.

Gunawan, A. (2024). Keahlian dalam Konten Kreatif: Studi Kasus Komedian YouTube Indonesia. Jurnal Industri Kreatif, 8(2), 112-125.

Hidayat, M. R., & Putri, S. A. (2022). Otentisitas dalam Influencer Marketing: Mengapa Audiens Lebih Percaya Rekomendasi Organik. Jurnal Riset Pemasaran, 5(3), 201-215.

Hovland, C. I., Janis, I. L., & Kelley, H. H. (1953). Communication and Persuasion: Psychological Studies of Opinion Change. Yale University Press.

Katz, E., & Lazarsfeld, P. F. (1955). Personal Influence: The Part Played by People in the Flow of Mass Communications. Free Press.

Kusumawati, R. (2021). Komunikasi Pemasaran Terpadu: Konsep dan Implementasi. Bandung: Alfabeta.

Lestari, P. (2020). Analisis Kredibilitas Influencer dalam Membangun Brand Awareness. Jurnal Ilmu Komunikasi, 18(2), 89-102.

Lundqvist, A., Liljander, V., Gummerus, J., & van Riel, A. (2013). The impact of storytelling on the consumer brand experience. Journal of Brand Management, 20(4), 283–297. https://doi.org/10.1057/bm.2012.15

Mahendra, B. (2023). Validasi Sosial dan Perilaku Konsumen Milenial di Media Sosial. Jurnal Psikologi Sosial, 11(1), 30-44.

Nugroho, C. (2025). Teori Komunikasi: Dari Klasik ke Digital. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Ohanian, R. (1990). Construction and validation of a scale to measure celebrity endorsers' perceived expertise, trustworthiness, and attractiveness. Journal of Advertising, 19(3), 39–52. https://doi.org/10.1080/00913367.1990.10673191

Prasetyo, H., & Wijaya, K. (2023). Fenomena The Prediksi: Transformasi Hobi Menjadi Komoditas Digital. Jurnal Budaya Populer, 4(2), 77-90.

Pratama, A. B. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu Komunikasi. Surabaya: CV. Media Kita.

Rahmawati, S. (2025). Tantangan Pemasaran Melalui Grup Kolektif Selebritas. Jurnal Manajemen Komunikasi, 14(1), 12-25.

Ramadhan, G. (2022). Collective Influence: Kekuatan Kelompok dalam Mengubah Opini Publik. Jurnal Sosioteknologi, 21(3), 150-165.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). Free Press.

Santoso, B. (2024). Trust dan Parasocial Interaction dalam Influencer Marketing. Jurnal Media dan Komunikasi, 7(1), 55-70.

Saputra, D., & Aminah, S. (2021). Review Produk dan Kepercayaan Konsumen: Studi Kasus pada Brand Lokal. Jurnal Bisnis Digital, 3(2), 101-115.

Setyawan, B. (2021). Strategi Brand Lokal Menembus Pasar Nasional. Jakarta: Erlangga.

Shimp, T. A., & Andrews, J. C. (2013). Advertising, Promotion, and Other Aspects of Integrated Marketing Communications (9th ed.). Cengage Learning.

Thorndike, E. L. (1920). A constant error in psychological ratings. Journal of Applied Psychology, 4(1), 25–29. https://doi.org/10.1037/h0071663

Utami, L. S. (2023). Representasi Gaya Hidup dalam Konten Digital. Jurnal Media Budaya, 10(2), 115-130.

Wicaksono, A. (2023). Pesona Selebriti dan Identifikasi Audiens di Instagram. Jurnal Komunikasi Visual, 9(3), 210-222.

Zulkarnain, M. (2024). Risk Management dalam Influencer Marketing. Jurnal Manajemen Risiko, 6(1), 40-55.




DOI: https://doi.org/10.37531/yume.v9i1.11268

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional
Web
Analytics Made Easy - StatCounter