Membangun Ketahanan Digital: Integrasi Critical Thinking Dalam Literasi Media Sosial Bagi Generasi Z
Sari
Perkembangan teknologi digital yang cepat telah membawa perubahan besar dalam cara masyarakat, terutama Generasi Z, mengakses, memproduksi, dan mendistribusikan informasi. Generasi Z merupakan kelompok yang sejak usia dini telah terbiasa menggunakan internet, media sosial, dan berbagai platform digital sebagai sumber utama informasi dan sarana interaksi sosial. Meskipun memiliki keterampilan teknis digital yang tinggi, Generasi Z juga menghadapi berbagai tantangan serius, seperti paparan terhadap misinformasi, manipulasi konten digital, penyalahgunaan data pribadi, serta ancaman keamanan siber. Kemunculan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan, rekayasa digital, dan deepfake semakin meningkatkan kompleksitas ekosistem informasi digital, sehingga konten yang terlihat autentik tidak selalu dapat dipercaya. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pentingnya ketahanan digital Generasi Z dengan menekankan peran berpikir kritis dan literasi media digital sebagai kemampuan utama yang perlu dikembangkan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai penelitian baik ditingkat nasional maupun internasional yang berkaitan dengan topik ketahanan digital, berpikir kritis, dan literasi media digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa berpikir kritis dasar yang penting dalam memperkuat ketahanan digital karena memungkinkan individu untuk menganalisis informasi secara mendalam, mengevaluasi kredibilitas sumber, serta membuat keputusan digital secara rasional dan bertanggung jawab. Selain itu, literasi media digital berfungsi sebagai penerapan praktis dari berpikir kritis dalam aktivitas bermedia, khususnya di media sosial. Dengan penguatan berpikir kritis dan literasi media digital, Generasi Z diharapkan mampu menjadi pengguna teknologi yang tidak hanya aktif secara teknis, tetapi juga cerdas, kritis, dan tangguh dalam menghadapi risiko digital.
Kata Kunci: ketahanan digital, pemikiran kritis, literasi media digital, Generasi Z.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Agustini, N., & Dewi, N. (2019). Manajemen sumber daya manusia dan kinerja organisasi. Denpasar: Universitas Udayana Press.
Armstrong, M., & Taylor, S. (2014). Armstrong’s handbook of human resource management practice (13th ed.). London: Kogan Page.
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Asari, A. F. (2022). Pengaruh work-life balance terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja pada karyawan BPJS Ketenagakerjaan. Jurnal Ilmu Manajemen, 10(3), 843–852.
Borman, R., & Westi, W. (2021). Pengaruh kecerdasan emosional, budaya kerja, dan kepribadian terhadap kinerja karyawan pada PT Palu Mitra Utama. Jurnal Sinar Manajemen, 8(1), 138–144.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Cushway, B. (2011). Human resource management. London: Kogan Page.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Goni, H. G., Manoppo, W., & Rogahang, J. (2021). Pengaruh motivasi kerja terhadap peningkatan kinerja karyawan pada PT Bank Rakyat Indonesia Cabang Tahuna. Productivity, 2(4), 330–335.
Hardani, A. et al. (2020). Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.
Hartono, T., & Siagian, M. (2020). Pengaruh disiplin kerja dan pelatihan terhadap kinerja karyawan di PT BPR Sejahtera Batam. Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi, 7(1), 220–237.
Hasibuan, M. S. P. (2016). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Irsyad, A. (2021). Manajemen kinerja dalam perspektif modern organisasi publik. Yogyakarta: Deepublish.
Kasmir. (2016). Manajemen sumber daya manusia (teori dan praktik). Jakarta: Rajawali Pers.
Kasiram, M. (2008). Metodologi penelitian kualitatif dan kuantitatif. Malang: UIN Maliki Press.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (2021). Implementasi nilai dasar ASN BerAKHLAK. Jakarta: Kemenpan-RB.
Lidwina, M. M., Herdi, H., & Rangga, Y. D. P. (2023). Pengaruh budaya kerja terhadap kinerja karyawan pada Koperasi Simpan Pinjam Ikamala. Jurnal Kompetitif, 12(1), 1–14.
Luthfihani, E. I., Rizka, R. A., & Dyahrini, W. (2024). The impact of work discipline and work ethos on employee performance in Coblong Sub-District Office, Bandung City. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 8(1), 36. https://doi.org/10.33087/ekonomis.v8i1.1078
Maesaroh, S. (2017). Persepsi mahasiswa terhadap skala Likert dalam penelitian sosial. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 8(2), 55–62.
Mahardika, R., Hamid, D., & Ruhana, I. (2020). Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT AXA Financial Indonesia. Jurnal Mitra Manajemen, 4(2), 1–10.
Mangkunegara, A. A. A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2008). Human resource management (12th ed.). Mason: Thomson South-Western.
Nabilah, F., Rahwana, K. A., & Wibawa, G. R. (2023). Pengaruh gaya kepemimpinan dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Distingsi, 1(4), 31–45.
Neuman, W. L. (2014). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches (7th ed.). Boston: Pearson Education.
Panggabean, M. (2007). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Puspita, K. D., & Mujiati, N. W. (2023). Pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, motivasi kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada LPD Desa Pakraman Padangsambian. Journal of Economics and Business, 7(2), 1364–1374.
Sanusi, A. (2011). Metodologi penelitian bisnis. Jakarta: Salemba Empat.
Santoso, S. (2020). Menguasai statistik dengan SPSS 26. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Sedarmayanti, S., & Rahadian, N. (2018). Hubungan budaya kerja dan lingkungan kerja terhadap peningkatan kinerja pegawai pada lembaga pendidikan tinggi. Jurnal Ilmu Administrasi, 15(1), 63–77.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2013). Research methods for business: A skill building approach (6th ed.). Chichester: Wiley.
Siagian, S. P. (2016). Teori motivasi dan aplikasinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sujarweni, V. W. (2015). Metode penelitian: Lengkap dan praktis. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Sumiatai, M., & Purbasari, N. (2019). Pengaruh motivasi kerja, kepuasan kerja, dan kemampuan kerja terhadap kinerja karyawan. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, 21(1), 211–220.
Suherman, A. (2021). Pengaruh kompetensi, kompensasi, dan disiplin kerja terhadap kinerja guru pada Lazuardi Global Islamic School. Journal of Management and Business Review, 18(3), 614–629. https://doi.org/10.34149/jmbr.v18i3.228
Sutrisno, E. (2015). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Prenada Media.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wahyudi, T. (2019). Pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai sekretariat daerah Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Simplex, 2(2).
Weller, I., Süß, J., Evanschitzky, H., & von Wangenheim, F. (2020). Transformational leadership, high-performance work system consensus, and customer satisfaction. Journal of Management, 46(8), 1469–1497. https://doi.org/10.1177/0149206318817605
Widagdo, S., & Handayani, Y. I. (2020). Riset kuantitatif manajemen sumber daya manusia. Jember: Mandala Press.
Widagdo, S., Maulyda, M. A., & R, K. (2021). Penilaian kinerja dan kepemimpinan optimalisasi kinerja guru. Jember: Mandala Press.
Yustisiwo, F., Rahmi, S., & Khairani, D. (2024). Pengaruh gaya kepemimpinan, disiplin, dan stres kerja terhadap kinerja pegawai dinas pemerintah daerah. Jurnal Manajemen Publik, 12(2), 44–58.
DOI: https://doi.org/10.37531/yume.v9i1.11247
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional

