Sistem Pengendalian Internal dalam Tata Kelola Organisasi: Tinjauan Literatur tentang Peran Strategis dan Kepatuhan
Sari
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dominannya praktik dan riset akuntansi yang memposisikan sistem pengendalian internal (SPI) sebagai instrumen kepatuhan, sementara tata kelola organisasi modern menuntut peran yang lebih strategis dan bernilai tambah. Penelitian ini bertujuan menelaah literatur mengenai peran SPI dalam tata kelola organisasi, khususnya apakah berfungsi sebagai alat strategis atau sekadar mekanisme kepatuhan. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap artikel yang dipublikasikan dalam Jurnal Akuntansi Multiparadigma (JAMAL) periode 2020–2025. Dua belas artikel terpilih dianalisis secara kualitatif menggunakan pendekatan tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian masih berorientasi pada kepatuhan, terutama terkait pencegahan fraud dan pemenuhan regulasi. Namun, beberapa studi mulai memandang SPI sebagai bagian dari tata kelola strategis yang mendukung pengambilan keputusan, manajemen risiko, dan keberlanjutan kinerja organisasi. Penelitian ini menegaskan perlunya pergeseran paradigma menuju pendekatan SPI yang lebih strategis.
Kata Kunci: Sistem Pengendalian Internal; Tata Kelola Organisasi; Audit Internal; Kepatuhan; Strategi; Kajian Literatur.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Ramadhan, M. S. (2021). Bagaimana mengoptimalkan kualitas probity audit? Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 12(3), 530–545. https://doi.org/10.21776/ub.jamal.2021.12.3.36
Ramadhan, M. S., & Mulyati. (2022). Optimalkah proses audit forensik dan investigasi selama Covid-19? Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 13(2), 350–365. https://doi.org/10.21776/ub.jamal.2022.13.2.20
Rosidi, R., Baridwan, Z., & Putri, I. L. A. (2023). Apakah audit internal berperan dalam pencegahan korupsi? Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 14(1), 138–148. https://doi.org/10.21776/ub.jamal.2023.14.1.10
Rustam, A. R., Nugroho, B. Y., & Pramono, H. (2022). Siapkah auditor menghadapi era digitalisasi 4.0? Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 13(3), 620–635. https://doi.org/10.21776/ub.jamal.2022.13.3.38
Salma, D. K. (2022). Masa depan peran audit internal di Indonesia. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 13(2), 366–380. https://doi.org/10.21776/ub.jamal.2022.13.2.21
Setyawati, D., & Bernawati, Y. (2020). Internal audit function sebagai penyedia “kenyamanan” komite audit. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 11(3), 665–682. https://doi.org/10.21776/ub.jamal.2020.11.3.38
Widyaningsih, A. (2022). Accountability for governance of government fixed assets. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 13(1), 120–134. https://doi.org/10.21776/ub.jamal.2021.13.1.14
Wijaya, D., & Kuang, T. M. (2023). Do intellectual capital and ESG mitigate accounting fraud? Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 14(2), 410–425. https://doi.org/10.21776/ub.jamal.2023.14.2.17
Defiantoro, D., & Mayasari, I. (2024). Beyond trusted whistleblowing channels: Collective efforts to clamp down on corruption. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 15(1), 1–15. https://doi.org/10.21776/ub.jamal.2024.15.1.05
DOI: https://doi.org/10.37531/yume.v9i1.11044
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional

